BERITA

Current Articles | Categories | Search | Syndication

KETUA JALASENASTRI CABANG 7 TEGAL BERIKAN VITAMIN A KEPADA SISWA TK HANG TUAH 16

 
 

Ketua Jalasenastri Cabang 7 Tegal Korcab V Daerah Jalasenastri Armada Timur Ny. Arisay SB Manurung memberikan vitamin A kepada siswa TK Hang Tuah 16 Tegal Jl.Mayjen Sutoyo no.23 Tegal dan melihat secara langsung pemeriksaan gigi yang dilaksanakan di Ruang Pemeriksaan Gigi Balai Pengobatan Lanal Tegal, Kamis (10/8/2017).

Pemberian vitamin A oleh Ketua Cabang 7 Jalasenastri Tegal kepada 40 siswa TK Hang Tuah 16 Tegal kelas kelompok bermain A, kelas B1 dan kelas B2 tersebut,  didampingi Kepala Sekolah TK Hang Tuah 16 Tegal Estiningsih SPd dan Ketua Pengurus Yayasan Hang Tuah cabang Tegal Ny. Teguh Santoso (istri Pasminlog) serta para guru TK Hang Tuah 16 Tegal.

Menurut Ketua Cabang 7, kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap enam bulan sekali. Terakhir telah dilaksanakan pada bulan Februari 2017. Vitamin A penting untuk kesehatan mata dan mencegah kebutaan, dan yang lebih penting lagi, vitamin A dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Anak yang cukup mendapat vitamin A lanjutnya,  akan menjadi lebih kebal dan apabila terkena diare, campak atau penyakit infeksi lain, tidak mudah menjadi parah sehingga tidak membahayakan jiwa anak.

Suatu penelitian yang dilakukan di Pakistan pada tahun 2011 membuktikan bahwa pemberian suplemen Vitamin A pada anak usia 5-59 bulan di negara tersebut mampu menekan angka kematian sampai 20% dan menunjukkan adanya pengurangan Balita yang menderita penyakit akibat infeksi, diare, campak maupun kebutaan.

Dari penelitian tersebut terlihat bahwa pentingnya vitamin A tidak hanya sebatas pada pencegahan kebutaan, namun yang lebih penting lagi adalah kaitannya dengan kelangsungan hidup, pertumbuhan dan perkembangan serta kesehatan anak, ujar Ketua Cabang 7 Tegal.

Menurutnya, kegiatan pemberian vitamin A dan pemeriksaan gigi ini adalah rutin dilakukan hal ini penting bagi para siswa siswi TK Hang Tuah, diharapkan setelah adanya kegiatan ini anak-anak tidak takut lagi kalau berobat mengenai gigi, sementara ini anak-anak kalau ke poliklinik gigi bayangannya ketakutan, dengan kegiatan ini bisa menambah kepercayaan diri bagi anak didik. Anak-anak tidak dibayangi rasa ketakutan akan dicabut giginya.

Sementara disela sela kegiatan pemeriksaan gigi, terdapat anak yang menangis tidak mau diperiksa karena baru awal pertama, tapi dengan pendampingan para guru akhirnya mereka mau diperiksa.

(Dispen Lantamal V)


posted @ Friday, August 11, 2017 1:13 PM by PP Jalasenastri

Previous Page | Next Page